Discover fascinating and informative short stories on our blog. From historical events to natural world facts, our random stories will captivate you. Read now and expand your knowledge in a fun and enjoyable way!

Selasa, 26 Februari 2008

Ayat-Ayat Cinta -un-Premiere

Selasa, Februari 26, 2008 Posted by Tito , 2 comments



Hanung Bramantyo merupakan Sutradara favorit gw setelah berturut-turut nonton filmnya ada grafik peningkatan. Bisa dibilang Hanung seorang layak diakui sebagai Sutradara terbaik.
Dan mengikuti kisah-kisah diya dalam penggarapan film Ayat-Ayat Cinta melalui tulisan diya di Blognya gw mulai pesimis kalau film ini akan menjadikannya/mengangkatkan predikat Terbaiknya sebagai sutadara. Begitu banyaknya cobaan yang dialaminya dari faktor shooting di mesir yang gagal total hingga pro-kontra dari ‘kalangan’ tertentu yang menjaga kualitas film ini tak jauh dari bukunya. Akhirnya film ini pun ‘selesai’ dan pun masalah menghadang saat2 terakhir, mulai di undurnya Premiere hingga bocornya MASTER KASAR PENUH film ini… hiks. Maaf yah hanung, kalau di server Kampusku sudah tersedia File film Ayat-ayat cinta dengan format WMV-AVI.




Gw belum liat dibalik cerita ‘bocornya’ master tersebut dimedia. Yang konon sudah tersedia di internet seminggu yang lalu. Ah, film yang dibuat demi sang Ibunda yang senang sekali membaca novelnya, ternyata begitu penuh rintangan sepanjang perjalanannya.
File yang baru gw donload dari server FTP kampus ini totalnya sekitar 1,2 GB dengan di pecah menjadi 3 file masing masing 490MB, 420MB dan 200 MB. Berformat AVI dengan Codec WMV. resolusi 640x480 pixel.




Editan kasar yang minus effect opening title, sound FX envorinment, transisi, dan ending title credit. Menyajikan penuh dari awal hingga akhir film.
Untuk hasilnya harus gw akui film ini gagal, gagal ngikutin kehebatan novelnya sendiri, dan gagal sebagai sebuah film(tanpa peduli diangkat dari novel).




Dari segi cerita penuturan yang terpenggal-penggal dan terburu-buru diawal. Dan mulai mengalir di tengah film. Dan kalau ngarep bakalan sama kayak di novel. Jangan harap bakal sama persis. Banyak yang dipotong dan perubahan sedikit.
Dari segi Setting, film ini juga gagal… hanung yang mendetail di film, terluhat meminimaliskan kedetailannya di sini. Mesir dan sungai nil hanya potongan2 yang mampir sepanjang film. Kostum timur tengah pun gak keliatan. Film ini takut mengambil shot-shot luas. Jadi semua shot hanya sebatas Medium Shot.

Hmm, terkutuklah yang meng Upload Master ini. Tapi kalau ini salah satu trategi marketing keren juga. Hehehe mudah2an bener. Ini disengaja.


Tapi gw tetap angkat topi buat Hanung!

Pengalaman semua ini merupakan harta yang tak terhingga, yang bakal mengasah bakat lo Nung!! Tetap berkarya…

Selasa, Februari 26, 2008 Posted by Tito No comments

Dan akhirnya waktu-pun menjegal kita, menyembunyikan kepingan rindu kita di ujung resah… dalam gelisah malam. Serpihan ini bikin sesak.
Apa kabarmu? Rindu? Aku juga sayang… sangat.*


*teruntuk Ema Apriyani

LOVE

Selasa, Februari 26, 2008 Posted by Tito , 1 comment


Ingat Love actually?
Mungkin versi indonesianya adalah film ini, LOVE.
5 ceritera tentang cinta beda jenis kelamin yang pelik masalah, dan persoalaan masing-masing…

Sutradara warga negara Malaysia yang menggarap, film ini dipenuhi Shot-shot indah komposisi pergerakan kamera yang manis dan set yang natural. Selama film mata kita bakalan di manja dengan kreatifitas sudut pandang yang bikin kita nyaman. Yang konon mirip film-film korean atau jepang…

Tema yang diusung seragam, cinta cewek dan cowok.. beda dengan love actually yang menyuguhkan cinta bapak dan anak… dan bedanya juga tidak ada benang merah antara para para pelaku di film ini, semuanya berdiri masing-masing…

Ada tentang Irwansyah naksir Cyntia bella yang ketemu di BusWay.
Ada Luna maya penulis yang naksir penjaga toko buku, Darius Sinathrya,


Ada Surya saputra yang memiliki pernikahan rapuh dengan Wulan Guritno
Ada Fauzi Badilah yang ceweknya dulu jadi kakak iparnya sekarang ,ketemu Aca yang lagi nyari pacanya di jakarta dari sukabumi…
Dan yang paling mengesankan bwt gw Widyawati jatuh cinta sama Sophan Sophian yang terserang penyakit yang ada di 50 first date - duh lupa namanya..sorry

Semua cerita mengalir silih berganti dengan disisipi beberapa surprises. Dan ending yang gak bakalan kita ngerti kalau kita duduk di bioskop film dah 5 menit diputar, jadi diusahain jangan telat! Njoy this movie, recommended!

Btw karena iklan film ini berjubel jangan kaget mereka terang-terangan nyebut dan nampilin sebuah produk, tapi gak keganggu kok…


sebenarnya, film ini adalah remake dari film Kabir Bhatia yang di produksi di Malaysia dengan judul Cinta (2006)


Senin, 25 Februari 2008

ada arsip lama

Senin, Februari 25, 2008 Posted by Tito No comments

Sekarang baru ku sadari kalau yang namanya ‘pertemanan’ Cuma sebatas ini… sebatas… hmm entah apa yang bisa dijadikan perbandingan gak ada yang terlintas. Dan kenapa waktu yang kupikir cukup untuk menjadikan sebuah ‘persahabatan’ murni kini hanya sebuah kemuakan yang mengental. Yah, aku muak… cukup lama hingga yang kupikir suatu saat akan larut kembali, sampai saat ini malah yang kurasakan mengental dan mengerak. Padahal selama ini diriku jauh dari mereka semua.

Yang sekarang bisa kulakukan cuman menikmatinya, menikmati kemuakkan ini, kemuakkan akan ‘persahabatan’ kemuakkan dengan yang selama ini ku panggil ‘teman’ kemuakkan dengan yang selama ini ku ketahui…. Hmm. Sudah kebiasaan dari dulu, selalu mencoba untuk menikmati apa yang kurasakan, entah itu nikmat atau tidak, mulai dari cinta sampai benci… bahkan sampai kemuakkan yang mendalam seperti ini, apa lagi yang bisa kita lakukan pikirku, selain membiarkan energi ini habis dengan sendirinya dengan cara menikmatinya….

Seperti biasa kucoba menganalisis sendiri kenapa perasaan2 ini muncul, ku runtut segala macam kemungkinan yang menyebabkan rasa ini ada. Kumulai dari diri ku sendiri, apa karena hanya karena diriku memang sedang galau? Stress? Bosan? Hmm… mungkin, tapi semua jawabanku hanya bersifat subjektif….

Kalau benar karena stress, mungkin ada benarnya tapi sekarang aku sedang tidak stress. Sudah lewat tepatnya, semenjak HP + Dompet ku di maling. Sekarang aku sudah lapang menerima kejadian itu… walaupun 3 hari sempat membuatku lemas, dan untungnya ada seseorang yang bisa ku peluk, hingga tak membuat ku makin terjatuh…Bulan April-ku, entah kenapa kita membangun batas2 yang membuat kita saling lari dari rasa? Tapi itu mungkin hanya diriku…

Orang lain mungkin tertawa atau bahkan heran dengan sikapku waktu itu, yang mereka ‘teman2 ku’ berpikir Cuma sekedar HP buntut sampai lemas begitu, tapi mereka gak pernah tahu rasanya kehilangan sesuatu yang sudah jadi bagian diri kita, sesuatu yang gak bisa di gantikan lagi…beberapa dari mereka bahkan benar2 tertawa mendengarnya… hmmm, mungkin ini yang membuatku menjadi apatis dengan ‘pertemanan’ selama ini.

Mereka, ya. Merekalah yang menjadi masalahnya, kenapa rasa ini ada. mereka yang selama ini kudekati, yang selama ini kutemani, ternyata mereka punya pandangan berbeda padaku dari apa yang kupikir selama ini…, semua pandanganku, anggapanku runtuh. Menyakitkan. 5 tahun bukan waktu yang pendek, bisa dibilang inilah waktu yang cukup untuk menjadikan alasan untuk mengekalkan ‘persahabatan’ ini. Tapi, sudah jadi kekuranganku bila ada sesuatu atau seseorang membuatku ‘sakit hati’ susah untuk melepaskan rasa itu… sudah kucoba, tapi energi ku memang gak permah cukup bahkan untuk sekedar memaafkannya, yang ada kuanggap dia gak pernah ada.

Apa mereka sering mengecewakanku? Ah, aku sudah mendapat pelajaran untuk tidak pernah menggantungkan suatu harapan besar pada seseorang agar berbuat sesuatu untuk kita…karena itu walaupun mereka sering mengecewakanku, hal itu tidak berarti lagi buatku. Tapi mungkin kemunafikkan mereka yang sudah mulai terlihat jelas dan nyata yang membuatku muak, tapi entah lah. Sampai saat ini aku sendiri belum bisa menyimpulkan pasti apa yang jelas-jelas menjadi alasannya…maksudku, pasti ada yang menyulut perasaan ini keluar dan mungkin saja diriku masih menyangkalnya.

Yang harus kulakukan sekarang mungkin bagaimana bersikap di depan mereka, tidak mungkin sepertinya menunjukkan rasa ini di depan mereka, yang sudah sudah keluar pernyataan-pernyataan aneh gak logis dari mereka… yah, aku mengenal mereka 5 tahun.

(ada berkas lama di tumpukkan folder (disini dinamai ‘shithole.doc) kira-kira ditulis sekitar Maret 2006. dan tulisan ini ternyata putus di tengah, masih belum selesai. Tulisan yang aku sendiri sudah lupa asal muasalnya bisa tercipta, kalau dilihat lagi mungkin tentang kekecewaan yang dalam dengan teman-temanku, dan kekecewaan yang bukan sekedar kecewa, tapi sepertinya begitu dalam, dan aku mengira-ngira rasa ku saat itu kalau aku kecewa dengan mereka karena saat itu aku sedang kehilangan, kehilangan besar. HP pertama-ku 3310. dan aku tidak mendapatkan tanggapan yang aku kira bakal aku dapat dari mereka yang ku maksud di tulisan ini yah mungkin itu… hmm, aku menyepi di jakarta saat itu. Kira-kira 1 bulan tanpa bisa dihubungi… seperti yang kutulis “….mencoba menikmati apa yang kurasakan”… dan aku ingat kenapa tulisan ini tak tuntas, hmm kitika itu tiba-tiba pikiranku berhenti disitu dan niat untuk menyelesaikan tak terlaksana… hmm aku juga mengira kalau ini sebenarnnya calon CERPEN, CERPENyang gak tuntas mungkin… dan akupun entah lupa tentang ini, rasa ini yang akhirnya akupun bersikap biasa tanpa berubah, hanya sedikit membatasi kedekatan… ah, sebuah pertemanan kok di gugat?!)

Minggu, 24 Februari 2008

Ironic

Minggu, Februari 24, 2008 Posted by Tito No comments

Ada banyak ironi disekitar.bukan ironi perbedaan nasib, beda keadaan, dan rezeki. Itu semua aturannya pasti pas. Maksudku ironi tentang sikap, sifat dan prinsip menjalani hidup.


Hmm, ketika kita berjuang sendirian, mengais rejeki untuk bisa bertahan hidup. Bekerja dengan keringat, apapun untuk mendapatkan sekeping logam untuk penahan lapar.Tepat di sebelah kita,seorang mengeruk kekayaan semudah jentikkan tangan. Tak sekedar kepingan-kepingan logam, tapi batangan2 emas! Ah, aku miris. Iri tidak. Hanya miris. Mungkin semiris mereka yang menarik gerobak diselipan mobil-mobil mewah dijalan raya.


Ironi didepan hidungku sendiri, yang kadang membuat akal-ku abu-abu. Prinsipku goyah, ah it’s all about the money…Tidak, aku akan tetap berujar bangga, Aku Makan Minum dengan Keringatku Sendiri!


Semua memilih jalannya masing-masing…

Sabtu, 23 Februari 2008

Jobeless

Sabtu, Februari 23, 2008 Posted by Tito No comments
This year, the beginning of 2008. Year of 'Gopher' Chinese Said. I Have some several loss.
My ‘JOB’ especially, The Job who keep me A live for several years. Just almost 2 years actually… well I know this moment going to happen. And I never depend my self so much from this JOB. Yes now I’m Jobless.. Lack of income. Much of expanses.

PAM late Bill. 200,000 IDR
SPP 350,000 IDR
House Rent 200,000 IDR
PLN 50,000 IDR

That exclude for future expanses. Hiks.

2 month I forget how wonderful it be at 1st day of month, when paycheck day. Now that moment gone. Well, ‘Rizki’ ga akan kemana’ I’m still a live at this moment.

I wondering why they ‘kick’ me out? Well I’m not surely wondering…I understand why, I’m did a thing by halves. Well, I’m not sure regretting or not. Hmm, at that moment when the job fine, then lately that job disappoint me. Downgrade happen 2 times, and I’m thinking that they such a piggish! Imagine, someone pay about Rp. 1,000,000 for 3DsMAX course about 16 times. And want to know what I got? Rp. 20,000 each course! That means 16x20= Rp. 320.000. see.. how piggish they are? That when downgrade happen. My 1st honorarium was Rp. 30,000 each course. Imagine that this is 3Ds MAX course!! Not Words or Office course… not that I’m being miser with knowledge, if they just pay Rp. 500,000 for that course I’m sincere with that payment. Ironic, teaching PC literate, doesn’t even have my own PC.

The bottom line that, they never give a damned with us as a freelancer. Never made us be a part of them. In my others ‘place-of-job’ they more concern, I got ‘annual bonus’ even I just work there in two weeks…

Well, I learn that I must do utmost,wherever, whatever… and with that attitude I’m surely that we got nothing to lose! Stop do a thing by halves!

Well, I’m sincere.

I’m now like a whore, pay per job.
Anyone need me?? Just call me 08154198101… I Serve you the best I can !! Hehehehe..
Tariff? We negotiate letter…
Call me OK!

Kamis, 21 Februari 2008

kemana aja??

Kamis, Februari 21, 2008 Posted by Tito No comments
Rino “si bibir mungil” : To, pesawat terbang diciptain tahun berapa?
Tiktok : yah sekitar abad 19 lah, kenapa?
Rino “si bibir mungil” : Sadar gak lo, sekarang tahun 2007, dan lu baru naik pesawat, kemana aja lu?
Tiktok : bener juga yak! Orang dah kemana kita masih di ‘mari-mari’ ajah
Rino : naik pesawat ‘ekonomi’ sekali lagi… hahahaa.. orang mah dah bolak-balik!

Tanpa maksud ngejek rino pengen ngasih ‘tahu’ kalo gw (termasuk diya juga) ketinggalan banget. Sadar juga, apalagi secara gak sengaja baca Koran liat profil wahyu aditya, hiks… liat umurnya..Seumuran tapi beda ‘nasib’ mimpi kita bedua sama, ternyata mimpi gw masih berstatus ‘MIMPI’ diya dah real.. hiks.. banyak banget yang bikin tersadar, jadi melek banget kalo seorang Tito masih akan terus bermimpi, pun-tanpa usaha. Ada glenn mursalim, ada wira made… jadi freelancer yang bolak-balik jogja-bali punya istri cantik, anak yang manis2.. ah, tito ada dimana lu sekarang?! Ga kemana2!! Orang berkembang disekitar kita, merengkuh mimpinya masing2… sedangkan gw tetap seorang yang jauh ketinggalan, yang baru naik pesawat 1 kali dah itu ekonomi lagi :(
Tapi uut menyemangati, gpp, Tukul ajah sukses umur 34.
SESUNGGUHNYA INI ADALAH GANJARAN UNTUK KAMU ; DAN ADALAH USAHA KAMU ITU DISYUKURI . (Al-insan:22)

Senin, 18 Februari 2008

Susu sebelangga rusak dengan setitik nila (?)

Senin, Februari 18, 2008 Posted by Tito No comments

Sahabat berujar disela-sela curhat.

“Yang namanya pacaran itu unik. Lebih indah dari persahabatan diawal namun lebih pahit dan pedih di akhir.”

“mantan gw sekarang kalo liat gw dah kayak mau ngeludahin aja, beda dengan sahabat. Kesalahan apapun kita lebih bisa ikhlas.”

Susu sebelangga rusak dengan setitik nila ujarnya

Cinta kasih sayang dengan status berkomitmen (biasa disebut:pacaran) memang unik, semua syarat/aturan pun tercipta secara tersirat tanpa sadar. Yang akhirnya selalu saja ada ‘sidang penghakiman’ untuk ‘pelanggaran’nya. Rasa rindu pun bisa jadi sebuah ‘pasal’ untuk ‘penghakiman’ tatkala ‘terdakwa’ dianggap tidak bisa memenuhi perasaan rindu ‘korban’. ‘korban’ akan menuntut pada ‘terdakwa’ atas perasaan yang dia alami, bukan karena sebagai tanggung jawab, tapi sebuah aturan tersirat yang menjadi pedoman -implisif. Hingga akhirnya tercipta UU baru ‘yurispidensi’ dari ‘kasus’ tersebut. Ini akan terus berulang-ulang… sebuah UU/Aturan baku tercipta selama perjalanan sepasang kekasih. ‘Tuduhan’ yang berasal dari terciptanya rasa ‘ketidaknyamanan’ personal, menjadi acuan bukti untuk segera diadakan ‘pengadilan’ terhadap pasangannya. Cinta membebaskan? Adakah? Kalaupun ada, sangsi kalau itu benar2 cinta. sesuatu yang mutual, butuh sebuah pengobanan, penyelarasan. UU/aturan-yang implisif tercipta untuk mengatasi semua itu. Maka terjadilah ‘pengadilan’ bila salah satu pihak merasakan adanya ketimpangan dalam sebuah hubungan ‘mutual’ tersebut.

Ah sudahlah rumus mana yang bisa menyelaraskan cinta. Ilmuwan matematika, Kalkulus, mana Rumus pasti mana yang dapat menemukan equilibrium. Karena, diketahui n= ~

Dari zaman Adam hawa hingga Ken Arok Ken Dedes… kisah cinta hanya bisa ditulis, diceritakan,di curhatin, dialami. Indahnya, Megahnya, warna-warninya, nyamannya, Lucunya, Sakitnya, lukanya, darahnya…

Jangan takut mengambilnya, menghadapinya, mencicipi…karena semua rasa didunia ada dalam satu tegukkan bercinta.

Seperti kata J.Lennon-Mcartney “… All you need is love

Minggu, 17 Februari 2008

Kamis, 14 Februari 2008

Selasa, 12 Februari 2008

my album

Selasa, Februari 12, 2008 Posted by Tito No comments

hmm it's a good idea for fortopolio
Enjoy







Par-Insome 01:21am

Selasa, Februari 12, 2008 Posted by Tito No comments

Past couple nite, I couldn’t sleep. I try to, but I still can’t. And some sort of loneliness feelings come trough that nights. It feels like shit. No one to talk to, and there nothing you can do to make it better. This two day past, feel so horrible, feel so away from you. Feel that I’m yearning for you so much. I’m waiting night to come, hope in some talk head off –till day star. At least till got tired. Just some –painkiller.

Well two moments past away, and ached for you still make me couldn’t sleep well this night. You always got this some sort of moment when you got separated away from your significant others. Hate that. Hate that much.

Yesterday I do nothing, just somersaulting in bed but this night I write-down this. Hopping this feeling lost in the morning. Just one called from you in the morning, one called that might make me feel better trough the rest of the day.

What should you do when some insom strikes you? I’m olden had an insom. I used to do some sort of things when this happened. Like re-arranged my books. Re-read some old newspapers. Or just sit down in the roof smoking (the old day, when I was used to) looking at stars at night. Or find someone to fiddle faddle till morning. But that’s the old days when I was still live boarded with. But tonight? Well I have already arranged my books, moreover my books not that much as before. Go to the roof? Can do that no more. Not in this house. Find someone? Hmm there’s no one here, which make feel right to chat with. Well, when this happen I’m just blurting “damned I missed smoking” :)

*end 02:35 -the night that I missed much my ‘significant others’ still couldn’t close my eyes & sleep

“would it be nice to hold you, would it be nice to take you home, would it be nice to kiss you…” -nidji

Par-Insome (continuation) -05:32am

I’ll cry instead (The Beatles)

I can’t close my eyes till morning and the called didn’t show up. So I make a called and isn’t such a –painkiller. It some a bitterpill. I just have to learn how to deal with my serve need, how to deal with it alone. Try to get one of the –painkillers my self, even thought I’m hang on with eyelids. What You Need Is Not Always What You Get. Some ego had to go. You’re alone, face it and hang on your own shit.

Well I’m tired, lack of sleep. My eyes blurred. And hopping I get trough the day and pray God put smile on my face. I’m sleeping with MJ singing you’re not alone.mp3. :p

nb. no, i still wake up

Sabtu, 09 Februari 2008

Ceritera Dari tempat penyewaan FILM…

Sabtu, Februari 09, 2008 Posted by Tito , No comments
Untuk menghindari kram-otak, nonton film salah satu solusi. Tempat penyewaan jadi tempat beli obat mujarab tadi. Minggu ini ada 4 film yang di tebus resepnya. Cintapucino, Thank You For Smoking, D’bjis, dan That Things You Do.

Okeh mari kita bahas film ini satu persatu:

Film D’Bijis besutan Rako Prijanto sang penulis puisi dari film fenomenal AADC, berkisah tentang “reuni” sebuah band Rock n Roll yang bubar gara2 ditinggal mati sang vokalis. Ide ini keluar dari sang adik vokalis yang mati tersebut. Ide film ini bagus banget, masih jarang. Namun sayang, masih saja lemah dalam pendalaman karakter dan konflik antar karakternya. Casting juga ga ada unsur skill musiknya, para pemain untungnya belajar megang alat jadi boongannya ketutup dikit. Konfliknya kadang ada unsur paksaann, asal tempel. Konflik antara si gitaris sama adik vokalisnya ngambang gak dalem, padahal sebenernya konflik utamanya ada di gitarisnya (si tora sudiro). Yang sayangnya lagi di ending. Endingnya aneh baunget. intinya sang adiknya vokalis (si Rianti) menang . soal ganti aliran musik band. Ending yang gak ngegigit. Jadi film ini hanya penghibur ajah. Cukup liat rianti yang bening ajah… gak lebih. Hehehe. Tapi untuk Bongky! Salut buat besutan musiknya.

Film ke-2 Film Amrik. Thank You For Smoking. Hmm salut penulis cerita skenario hollywood dengan beragam ide. Apapun ajah bisa jadi film! Film ini sutradaranya gak tau lupa, gak terkenal. Nti liat ajah kalo lagi nonton. Ceritanya ttg seseorang yang bekerja sabagai Lobbyist(sebutan di film) kalo entengnya sebut ajah Juru Bicara. Dia juru bicara yang mewakili Industri Tembakau alias rokok. Jadi tugas utamanya adalah mencari sanggahan-sanggahan dari para pengutuk ROKOK, dan industri rokok bisa selamat malah makin kaya padahal “Katanya” Merusak Kesehatan. Keren kan dan entah ada apa nggak di dunia nyata pekerjaan seperti ini. Konfliknya keren. Konflik antara pekerjaannya sebagai “tukang bohong” dengan kenyataan yang ada dan anaknya yang beranjak dewasa. Banyak yang bakalan bisa kita ambil dari film ini… banyak banget meaningnya. Apa contohnya? Simpelnya, apapun kita, lakukan apa yang jadi tugas kita. Dan diri apa yang ada dalam diri kita sendiri. Bukan karena yang diluar diri kita. Well, highly recommended film!

Film selanjutnya Cintapucino. Rudi Sudjarwo sutradaranya, diangkat dari Teenlit pertama terlaris di Indonesia karangan syapa yak? Lupa. Film yang akhirnya ketonton juga walaupun cuman di layar komputer. Ceritanya cuman ttg pilihan antara gebetan sejati dari SMU dengan cowok yang udah jadi calon suami. Sudut pandang dari film ajah, soalnya mu nyari yang bisa dipinjem belum kunjung tiba juga. Ceritanya ringan dengan penggambaran detail yang terlalu sederhana. Dengan suguhan Playlist OST. enak dan pas.. tapi sayang dari SMU bentuk karakter gak berubah sama sekali. Mungkin kalo gaya rambutnya beda jadi lebih kerasa jarak waktunya antara SMU dan masa kini. Yang mu dikomentarin aktingnya Sissy pricilia, bagus, lucu. Apalagi waktu adegan dia bicara dengan boneka beruangnya. Bener2 kayak lagi jatuh cinta. Natural. Tapi si Nimo yang kenapa harus aktor Malaysie?? Dialognya bikin ngakak! Dan sayang endingnya yang cuman ending penyelesaian konflik yang lurus, happy ending yang ketebak. Mungkin dibukunya gitu juga. Jadi film ini ga tau better than book or like others? Not even like the book? Recommended juga film indonesia ini. Rudy emang cocoknya jadi Director ajah (no offense) di banding creator film. :p

Film terakhir dari Tom hanks, That Thing You Do. Bener banget, kalo film hollywood penokohan dalam karakter kuat. Ini yang bikin kita nyaman untuk menikmatinya. Film agak jadul yang bercerita ttg
band anak muda yang ngetop gara-gara punya singgle hits ini sangat mengalir renyah. Hmm, konflik yang ringan. Tapi karakter yang kuat. Tom Hanks bener2 briliant! Semua aktor nge-band beneran. Casting yang serius… mu bikin film ttg band yang main juga harus bisa nge-band. Gak kayak d bijis tadi, semuanya lip sync. Cerita film ini ringan dengan ending yang open dan bisa dibilang open happy ending. Kalo blum nonton, pasti sudahlah. Tontonlah. Makin gak bisa nemuin film2 Tom Hanks yang jelek. Kayaknya ga ada yah? BTW OST.nya Keren juga. Dan TOM HANKS pun punya andil buat aransemen2 musik di film ini.

- ..sedikit cerita yang didapet dari tempat penyewaan film… kalo nanti mampir kesana lagi pasti ada cerita-cerita baru.

Being older

Sabtu, Februari 09, 2008 Posted by Tito No comments

Merekap genap umur 27 tahun, ternyata banyak hal yang berubah. Banyak cita-cita,mimpi,keinginan yang hingga kini kosong. Ada yang disimpan malah ada yang dilupakan.

Beberapa hal yang dirasakan berubah antara lain:

1. Kurang Rock n Roll. Maksudnya disini, sekarang,entah apakah zaman apakah selera menurun. Dulu gak pernah lepas dari Rock n Roll, mulai dari The Beatles,God Bless sampai Rage Against The Machine, Slank (formasi Pay,indra,bongky). Sekarang, dengerinnya Once, Sampson, Letto… duh. Harus ngebongkar kaset2 lama yang entah masih ada apa nggak. Emang era musik berubah, dari Rock ke Emo. Dari Blues ke RnB. Tapi mudah2an jiwa RnR diri gak ilang. Walau diterpa serbuan Band2 indonesia dengan aliran musik “GALER” such as K****N band, VE****Z, L***W dan lain sejenisnya. Sebenernya punya ide mu kompilasiin hits2 dari band2 “GALER” tersebut jadi 1 album. Mungkin double Album lah. Dengan nama Albumnya: Lagu-Lagu GALER Indonesia 2007-2008. Pasti double platinum!

2. Gak lagi pengen jadi Gitaris Band. Dulu, ngiler, ngences liat para gitaris main solo di panggung. Ngences liat Slash dengan gayanya yang santai tapi sangar, berdecak kagum ngeliat Kirk Hammet di elukan penonton diatas panggung. Hmm.. tapi, pupus. Nge band iya, jadi gitaris utama juga jabatannya.Tapi Skill?? Mentok. Jangankan kayak eet, kayak piyu ajah jauh! Usaha? Mungkin kurang. Beli Gitar Elektrik ajah telat, itu juga adek gw yang beli. Mu kursus gak mau. Cuman belajar dari kuping ma partitur. Hmm jadi setatusnya sekarang cuman jadi pengagum gitar dan gitaris. Hiks, dulu padahal pengen banget solo di panggung sambil dielukan penonton. mimpi.

3. Kurang Romantis. Mang dulu iya?! Hmm, bisa di bilang iya. Hehehe. Akuin jujur benar. Ada beberapa yang bilang, :p yah apalagi yang bisa di andelin selain bersikap romantis dengan tampang pas-pasan gini?. Hmm.. waktu SMA sampe awal2 kuliah sering banget nulis, nulis puisi, sajak, cerpen apapun lah, yang bertebaran entah dimana. Di buku siapa, di kertas siapa, di meja siapa, di HP siapa. Sekarang kurang, hmm mba’ku(baca: calon istri) ajah ngerasa pasti yah. Dulu mah dipanggil putri tidur, dikirimin puisi terus. Katanya. Duh kalo masalah ini kenapa yah? Trauma? Ga juga. Mungkin hormon kreatifitas romantis lagi berkurang. Apa karena dah bebas dari asap rokok? Belum diuji kebenarannya. Tapi bisa jadi. Tapi untuk mengatasinya bakalan baca buku2 puisi2 lagi. Dan mencoba nulis lagi. Amin.

4. Gak Lucu lagi. Dulu mang pelawak? Hmm bisa di bilang iya. Dari SMP ampe awal-awal kuliah sebenernya bisa dibilang ‘pelawak’ yah bisa bikin orang ketawa namanya pelawak kan? Sekarang? Lebih sering cemberutnya kayaknya… sampe ade tingkat bilang, senyum sih kak?! *Gubrak* terharu-heran. Apa segitunya yak ampe gak pernah keliatan senyum? Kalo ini masalahnya mungkin kongkrit. Cobaan hidup yang makin berat! (siapa coba yang bikin jadi berat, dodol!) yah, ku coba tetap hadapi dengan senyum –rite my bro 3.

Mungkin itu yang berubah, yang hilang seiring dengan ke’tua’an diri. Sadar juga ketika orang tua kita marah-marah liat kita dandanan celana robek, rambut gondrong. Sama ajah saat ini ketika gw muak liat anak2 ABG pake celana Pensil rambut lurus banget berponi miring. Mungkin itu tandanya kalo zaman ini bukan punya kita. Dan semakin menegaskan kalau sekarang gw adalah Man from the past. Tapi jangan mentah-mentah di tolak, kalau gak mau kehilangan kreatifitas! Ikutilah jaman berjalan. Toh The Beatles akan tetap hidup. Di tengah musik2 GALER! Kata Om-Bud dalam buku kerennya “ngobrolin iklan, yuk!” Jangan sampai rasa ingin tahu kita terbunuh.

Kamis, 07 Februari 2008

Pindah

Kamis, Februari 07, 2008 Posted by Tito
Kepindahan "Hosting" ini karena alasan berikut:

Gitarkopong ternyata tidak memiliki "hosting" dan "domain" sendiri sampai sekarang.
Sedangkan Bandwith di Hosting Gratisan tidak mumpuni untuk diakses nyaman.
jadi dystopis.blogspot.com menjadi singgahan sementara, bukan untuk gitarkopong. tapi untuk kebutuhan menulis.

Dystopis dari kata Dystopia oponen dari Utopia. saran dari Saudaraku Abet Beni.

Dandelion yang bebas ditiup angin.

Missing person

Kamis, Februari 07, 2008 Posted by Tito
sekedar flashback.

Seorang Heni Phillips, bermata biru pelari kuat, keturunan asli kumpeni
sahabat yang hilang...
kita dari TK hingga SMP kelas 1 berdua, satu ruang kelas...
aku ingat H&R(merk baju yang berjaya pada jamannya) diubah menjadi H&T HEni and Tito
dan ingat sekali ketika kelas 1 SMP ketika aku cacat patah kaki, aku mulai kehilangan percaya diri, hmm kamu masih menanyakan apa kabar? tapi maaf aku menjauh dan pindah tanpa beri kabar
orang tuaku akrab denganmu... kamu adalah yang pertama perempuan yang akrab dengan mereka...

ingat jalan kaki dari sekolah, dari les2 panjang pak santika.
ingat ritual lari jum'at yang selalu kau buat aku hampir pingsan biar kita berdua sampai lebih dulu di kelas
ingat marah mu ketika aku dan kawan2 dipanggil kep-sek, karena ngejek pak santika.
dan ingat makan siang mu roti selai yang selalu kamu tawarkan.

ah kita kayak zebra cross kata anak2... anak2 kita bakalan kayak zebra. dan kamu tak peduli... hmm.. sahabat tomboy...kemana kamu?
Friendster yang katanya dipakai hampir sluruh penduduk dunia, aku kira akan bisa menemukanmu ternyata zero result di search...

dimana? apa masih di Indonesia apa netherland? t4 opa oma? kuliah dimana? hmm bahkan SMA pun aku tak tahu kamu di SMA mana...
apa sudah menikah? aku penasaran. kamu masuk dalam to do list before die-ku hen. hehehe
jadi kabarin ajah kamu dimana...

untuk DIAS

Kamis, Februari 07, 2008 Posted by Tito

untuk DwI Asmoro Shanto.

maaf kalo itu terjadi juga padamu,
kejadian yang terjadi padaku akhirnya kmu rasakan juga.sakit hati.
sakit yang di coretkan dalam dadamu oleh seseorang yang seharusnya menepuk bahu.
sakit yang tercipta oleh tinta kebencian. selalu melekat mencoreng hati kita selamanya.
aku juga menangis. aku juga sakit.
walau tak sesakit yang kamu rasa.
tetap tegar.sabar. maklumi semuanya dengan ikhlas. cuma itu yang kita berdua bisa lakukan.

aku bangga denganmu, pikiran kita sama...
tindakan kamu benar, minta maaf padanya dengan ikhlas...
aku juga akan melakukan hal yang sama

kita buktikan. kita bisa.untuk dia.

maaf, aku sadar aku lari. aku sudah lebih dulu pergi dari sana.
alasan yang baru aku sadari. tempat itu sudah ternyata tidak begitu aku rindukan.
udara disini lebih sejuk untukku.
maaf,kamu harus mengalaminya seorang diri.tapi aku ada disini.. aku rasa kamu lebih kuat, dibanding diriku yang pengecut. kamu yang ku ramalkan akan menyelamatkan kita semua.

ah, aku menangis semaleman untukmu adikku.
sakitmu aku rasakan sangat, dalam hatiku. semua sudah lewat bagiku...
mimpimu aku doakan...
kita akan balas semua ini dengan kasih liat siapa kita. didepan dia.
biar kita maklum untuknya, memohon maaf untuknya...

jadi pelajaran untuk kita nanti, suatu saat kita akan menjadi dia.
dan selalu lah mengaca. jangan sampai kita melihat dirinya dalam diri kita.



Takecare, yas.

Minggu, 03 Februari 2008

...what can cheers u up?!

Minggu, Februari 03, 2008 Posted by Tito
...someone ask, what can cheers me up...
it's storm. blown up my mind... halter-skalter -john said.

not a single word pop up in mind...

... i just want to be desaturated, In shade. black and white. like my life...


So God help me...

like U're always do...
amin

..menulis...

Minggu, Februari 03, 2008 Posted by Tito No comments
...sejak kapan pensil ini sudah tidak di raut... kertasku mungkin berdebu...
tapi hati ini tidak tumpul...

aku akan menulis dan tetap menulis... bukan untuk siapa-siapa. tapi untuk diriku.
diriku yang kesepian. aku akan mengajaknya lagi bercakap. berbincang.
dengan pensil dan kertas yang kita punya.