Discover fascinating and informative short stories on our blog. From historical events to natural world facts, our random stories will captivate you. Read now and expand your knowledge in a fun and enjoyable way!

Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 September 2013

Bulan Madu Bali Ubud part 1- the beginning.

Senin, September 02, 2013 Posted by Tito , , , No comments

Bulan Madu....

Entah kenapa di namakan bulan madu... tidak berlangsung selama sebulan dan tidak ada madu terlibat di dalamnya.

yah, ini adalah saat dimana pengantin baru menikmati malam2 pertamanya berdua... :)
nb. kalau mau pake madu gpp.

Saya dan istri sudah menyiapkan plan bulan madu 3 bulan sebelum kita menikah, malah. persiapan bulan madu sudah lebih dulu fix di bandingkan dengan persiapan pernikahan. TIPS: kalau lagi suntuk-bete dengan persiapan pernikahan, beralilah ke persiapan bulan madu... ini untuk peralihan pikiran tapi tidak terbuang waktu.

Tujuannya adalah Ubud, bali.
alasasnnya:
1. Bali,
2. Istri saya meminta mau ke ubud-bali
3. Semua persyaratan memenuhi. budget,plan, ittenary.

Semua berawal dari penawaran voucher Hotel di suatu web. (living****). disana di tawarkan voucher 2D3N dengan harga 800 rbuan. hotel di ubud. setelah di check ternyata rate di webnya 100 usd/night.
langsung saya beli, telpon calon istri membahas ittenary date dan sepakat langsung beli tiket PP. dapat Airasia promo 500an rbu.

Ittenary kita ada di web tripit:  https://www.tripit.com/trip/public/id/F3B0B572238B
silakan check.

One thing lead to another,  kita akhirnya dapat Voucher sewa mobil, voucher hotel 1 malam di kuta.
bulan madu modal voucher. hehehe...

Alhamdulillah semua modal kesana sudah siap H-60 :) tinggal modal akomodasinya yang masih belum pikirin,, soalnya waktu itu kita belum tau ongkos disananya gimana... hehehe.. dah mau bawa Indomie sama kompor parifin aja, masak mie di hotel.

Voucher honey moon




Jumat, 07 Mei 2010

les mères ont un ours dans la piscine!

Jumat, Mei 07, 2010 Posted by Tito , , No comments
Berenang! Nager!
Namanyadita: To, olahraga yang enak apa ya?
gitar_kopong: kalau gw sih karena ska main air, Berenang ndit! menyenangkan.
Namanyadita:hmm, ada lagi?
gitar_kopong:Atau bersepedah? enak tuh Murah meriah
Namanyadita:yah, tar di tabrak angkot..
gitar_kopong:yah pagi2 buta sblum ada mobil ndit.. kalau gak ya jogging ajah.. hehe
Namanyadita:sering berenang to?
gitar_kopong:dulu dit. sekarang dah jarang banget..
.....

itu awalnya, merasa bersalah, sering berenang?? bener sih, tapi dulu. ....... waktu SD :p
maap ya ndit.. hehe... 
karena merasa berdosa karena telah berbohong akhirnya, aku memutuskan untuk berenang lagi! rutin! seminggu 2x (cita-cita yang sangat mulia, setelah cita2 untuk jogging tiap pagi kandas) 

adalah Kolam renang Tirta Yudha, tempat yang dipilih untuk menebus dosa sekaligus menggapai cita-cita itu. kenapa? inilah kolam renang yang Dulu itu yang sering buat berenang. waktu SD. sama teman-teman. kolam renang letaknya di komplek Kopasus, pasukan elit Indonesia. dulu dari TK ampe SMP kelas 1 rmahnya di kampung daerah sana.
jadi tiap minggu atau liburan bsa berenang kesana. 
Berangkat abis nganter sekar sekolah, bawa baju ganti sama CD juga, celana jga, tapi ga bawa anduk ma sabun.. sampe sana ternyata ruammee banget dan loket buka jam 8. teng.
ternyata minggu ini ada pengambilan nilai berenang SMP mana ga tau. yah.. kenapa ga SMA AL AZHAR aja yg ngambil nilai disini, kelas 3nya... (ada Tasya -padahal dah lulus SMA dia)
daripada nunggu lama, 1 jam. cari tukang bubur dulu. sarapan, padahal ga boleh berenang kalau perut keisi. tapi gpp.. toh dah pemanasan, soalnya beli buburnya jalan kaki 100M pake nyebrang juga. loket dibuka dan saya Pertamax! hehe.. masuk ke ruang ganti, trus rada2 parno! ni ruang ganti model MILITER! ga ada korden atau tutup2an, polos plong! anjrot! mentang ni komplek militer tapi.... ah untungnya sepi, ganti celana, taru tas. dan nyebur! PERTAMAX jga... eh,,,, rasa kaporit! 
pemanasan dulu di dalem air, trus mulai deh.. berenang, note: berenang yak! bukan main air!
gaya bebas, katak, cukuplah sampe 5 bolak balik di area 1,5 M hmm.. 3 dink hehe.. itu juga bnyak ngos2an di tengah2. akhirnya jam 1/2 9 naik ke atas, mu bilas. sampe di ruang ganti ala militer ga taunya ga sengaja gw liat ad yg mandi! mata gw perih! gw buru2 langsung andukan dan berangkat jemput sekar untung sekilas jadi gw ga inget liat apa tadi yg lagi lagi di pancuran (sumpah!)
dan berenang itu memang menyenangkan! diluar gw kembung karena kaporit!
alhasil, otot perut pundak dan lengan nyut2an karena dipaksa bekerja lebih dari kemampuan biasanya. dan mencret2 meriang indikasi nya karena keracunan kaporit! ah kolam renang gocengan rasa kaporit! harusnya ditulis tuh di tiket!
tapi itu tidak menghalangkan saya mengejar cita-cita yang mulia ini. tapi pending 2x. kemarin ke cengkareng, bsok keracunan pastel basi. minggu lah... :)



note: judul itu bahasa prancis dari: Ibu ada seekor beruang di kolam renang!



Rabu, 27 Agustus 2008

Rabu, 13 Agustus 2008

Palembang TourGuide

Rabu, Agustus 13, 2008 Posted by Tito No comments

poto atas: Didepan Studio TV lokal keren PAL TV yang poto Kameramen stempat (terlihat dispion -padek)
Bawah kiri: Foto pertama full body :p
Bawah kanan: Doraemon Ride!! (Palembang Square)



Minggu, 03 Agustus 2008

Pre-Tour de Java

Minggu, Agustus 03, 2008 Posted by Tito 3 comments
pusing sedari dulu cuman baca, denger, liat, dari orang-orang ber-backpack- ria. jadi iri.. hiks,
hmm, daripada pusing cuman bisa mikir, ngayal kalo -someday aku juga bisa
mending bikin plan sederhana dulu untuk lightbackpacking-
untuk jadual masih tentatip, tapi begitu ada dana, berangkat!!
inilah rencananya:

(day 1) -jakarta -(kereta)-> Bogor(kebun raya) -(bis)-> Puncak(kebun teh)
(day 2-3) -(bis)-> Bandung (dalam kota)
(day 4) -(bis)-> Lembang (Bosscha, Sunrise tangkuban perahu)
(day 5-6) -(bis)-> pangandaran (kampung naga, batu karas, green canyon)
(day 7-9) -(kereta)-> Jogja (pantai Baron/Krakal/Kukup)
(day 10-13) -(kereta)-> lamongan (rumah nenek)*
(day 13) -(kereta)-> jakarta


estimated price: Rp. 1.200.000 IDR (tax inculde)

mau gabung? ayolah! :p

*plan nya berubah, tapi mu jemput sekar. iya sekarang kabarnya diya merantau diLamongan (masup SD) ditempat bude... hiks..

Minggu, 13 Juli 2008

Sabtu, 29 Maret 2008

Visit Indonesian Year 2008

Sabtu, Maret 29, 2008 Posted by Tito , , No comments


Indonesia seperti bangsa yang tetap ingin terlihat ‘besar’ ‘indah’ ‘kaya’ dimata orang.

Sebuah kampanye untuk Tahun Kunjungan Wisata Indonesia tahun 2008 banyak menimbulkan kontra.

Kampanye yang ’kasat mata’, dan tidak serius.
Logo kampanye dan slogan mulai di ’sebarkan’ dicantumkan dalam Print-Ad beberapa perusahaan besar dan event di Indonesia baru-baru ini.

Masalah logo sendiri juga menimbulkan kontra
’tuduhan’ menjiplak kampanye serupa negara Malaysia tahun 2007.
Bentuk logo kampanye sekarang menggunakan siluet Burung Garuda yang dituding ’se-ide’ dengan siluet Bunga Raya pada logo kampanye Malaysia tahun 2007.


TagLine “Celebrating 100 Years of National Awakening” Indonesia
‘se-ide’Celebrating 50 Years of Nationhood” pada kampanye Malaysia, perbedaan hanya pada angka, yang satu 100 dan 50.

Lalu kesalahan Grammatikal pada Celebrating 100 Years Nation’s Awakening
Nation’s diubah menjadi National.
Ini juga di ‘hujat’ dulu baru ada perubahan.
Duh malu-maluin ajah…
Mau keliatan keren, tapi kere. Mau keliatan pinter tapi enggak bisa.

Kayaknya yang jadi objek utama
Banjir, Lumpur,Kemiskinan,kampanye2 PILKADA.
Program yang 17 tahun lalu berhenti kini jalan lagi.
Apakah ada perkembangan dari pariwisata Indonesia?
Hmm.. tapi gw suka sama logonya. (dkasih berapa duit yak yang bikin?)

Rabu, 26 Maret 2008

Sumatera Barat II

Rabu, Maret 26, 2008 Posted by Tito No comments

(..lanjutan)

Area lembah Harau yang bertabur air terjun benar-benar pemandangan yang sejuk dimata. Lukisan alam yang hmm keren dah!! Setelah berhenti di lokasi titik echo setelah lelah saut-sautan dengan suara sendiri kita lanjut perjalanan. BTW kita jalan dengan mobil Dinas perhubungan sana jadi gak pake bayar Tiket masuk, hmm HTMnya ga tau, gak sempet nanya. Kita masuk semakin jauh, kita berhenti lagi di lokasi air terjun pertama. Posisinya di sebelah kanan jalan raya! Kita berhenti dan mulai menaiki bukit yang disediakan tangga, sekitar 300 meter keatas. Dan dari sini kita bisa melihat sejauh mata memandang bukit dan belahan-belahan tebingnya... hmm danau singkarak keliatan walau jauh.. hmm.. it’s so nice!
Hmm penyesalan peralatan dokumentasi kita tak memadai keluar lagi : (
Foto-foto sebentar kita berangkat lagi, kali ini kita ke tempat air terjun lagi. Letaknya agak masuk kedalam dari jalan raya. Disana ternyata ada 3 titik air terjun yang berdekatan jaraknya (sekitar 200 meter) dengan ketinggian sekitar 100-200 meter. Air dingin mengalir deras. Dibawah banyak batu-bati besar, lumayan buat terapi pijat alami... kita semua cuman nyicip 2 titik air terjun, karena udah kecapean. Dan akhirnya kita makan siang. Soalnya kita ngebontot... kita makan di warung yang lagi tutup. Laper kita makan lahap. Sampe kenyang.

Selesai berendam di air terjun, pulang kerumah, siap-siap lanjut perjalanan. Rencananya kita ke Bukit tinggi, mau liat Jam Gadang, beli Oleh-oleh. Berangkat sekitar jam 1 siang. Dan ternyata kita berpisah dengan Kijang Super ’ngebut itu’ kita bakal dianter dengan Mobil DISHUB tadi, Uda the driver masih capek mau istirahat, jadi nanti kita dijemput disana nanti.

Berangkatlah kita dengan keadaan yang lebih baik, mobil nyaman, AC, luas dan full music. Hmm kita terlelap dialunan musik Imanez. Dan 30 menit kemudian kita terbangun Imanez pun berganti Dangdut REMIX. Kita di turunin di Bukit tinggi di Lobang Jepang, hmm tempat pariwisata dengan pemandangan Lembah. Konon tempat bekas para pejuang Jepang bersembunyi atau tempat romusha dulu. Lupa. Tiket masuk 3500. disana banyak banget monyet2 berkeliaran... jadi kadang-kadang bungkusan yang kita bawa diincer. Istirahat, fot0-foto kita akhirnya jalan kaki menuju pasar atas, menuju jam gadang. Tempatnya sejuk banget. Menanjak, ketemu patung bung hatta, foto lagi. Dan akhirnya kita di jam gadang square. Akhirnya ngeliat sendiri jam gede ini. Disekelilingnya taman, banyak anak-anak muda pacaran, anak kecil sama ibunya main. Kayak taman kota di sekelilingnya pasar cinderamata, ruko, bahkan ada calon mall yang dibangun disana. Ada beberapa delman juga. Jam gadang ini yang bikin unik adalah angka romawi pada angka jamnya salah.. ditulis – IIII – untuk angka 4 pada semua sisi. Foto-foto sebentar, hujan masih rintik dan kita masuk ke sarang cinderamata, kita mengharapkan dengan membawa orang lokal kita bisa menang dalam tawar menawar. Hmm ternyata waktu berlalu, toko dah dari ujung ke ujung lagi, kae gak bisa melawan... kita pun menyerah, dan hanya puas dengan membawa beberapa gantungan kunci jam gadang, tas anyaman, sepatu, baju kaos. Ternyata orang-orang padang tetap pada pendirian mereka, susah ditawar!
Hmm tapi , sepakat. UNI-UNI bukit tingi hmm bikin adem. Senyum manis dibalik kerudung... 1 pemandangan yang indah lagi hehehe.

Kaki capek hampir magrib kita keluar pasar, duduk di warung dan mesen makanan. Kita mesen mie ayam baso (duh jauh2 ke bukit tinggi makan mie ayam ??)
Duduk dan mulai itung2an keuangan. Dan dapet kesimpulan, kita bangkrut! Anto bahkan gak ada ongkos pulang, tito pas buat ongkos pulang. Capek akhirnya jemputan dateng, kita pun kembali ke Sang kijang Super biru. Melanjutkan pulang ke kota Padang. Kita pun melaju dengan kecepatan entah berapa, dan anto mulai kembali pusing. Mabok. Uda cuman membujuk dengan bilang, ntar lagi sampe to, tahan ajah. Hehehe dari 1 jam sebelum kita bener2 sampe...hehehe. 2 ½ jam kita sampai rumah...hmmm dengan selamat! Alhamdulilah. Dengan kecepatan dan keadaan mobil yang begitu kita benar-benar bersyukur! Sampai rumah, mandi, makan, tidur lelap! Dengan lapang ’Secara’ rumah sudah dikuasai kita. Dan pagi hari kita sudah siap-siap untuk pulang, pergi meninggalkan Ranah Minang. Kita milih lewat darat. Bukan karena alasan apa-apa cuman uangnya cukupnya buat naik bis, hehehe. Ari, Lisa, Anto, Tito berangkat dengan Lorena. Perjalanan darat bikin pusing, jalan melingker-lingker susah tidur. Tapi lumayan kita lewat Jambi. Selesai perjalanan dari Sumatra Barat. Pengalaman yang indah. Dan aku pun turun di Palembang kawan yang lain terus lanjut sampai BandarLampung , di palembang ini beda lagi petualangannya...
Lain ceritera..hehehehe.....

Mau jalan2?? Punya temen di Padang? Nabung, berangkat!



Sabtu, 15 Maret 2008

Jurnal Perjalanan Bandar Lampung – Padang (14 April-19 April 2007)

Sabtu, Maret 15, 2008 Posted by Tito 1 comment
*file yang ditulis selama perjalanan... yang nulis keroyokan. baru aja dapet tadi pagi. belum diedit jadi silakan baca apa adanya
The Beginning

Akhirnya…..rencana yang telah dibuat dari bulan Januari terlaksana juga, travelling ke Ranah Minang (sekedar untuk diketahui, rencana awal kita adalah ke Yogya, tapi karena bujuk rayu seorang minang dan kekasihnya, rute langsung berubah………dasarrr………). Formasi awal kami adalah Ferari “pegawai honor” Khadapi, Tito “dosen griyacom” Doni Asmoro, Rofianto “pura-puranya aktivis partai”, Febriansyah “yang punya misi ke padang”, Ari bae “gimbal”, Rino “si tukang foto”, dan Lisa “Jawa-Metro”. Sayangnya tiga hari menjelang berangkat, Ferari mendapat tugas “negara”, mengawal bosnya ke Jakarta. Bosnya itu emang gak tau diri, dia gak tau apa kalo ferari mau kepadang, kalo bukan pegawai honorer aja…………………untung ferari sadar kalo dia masih honor dan baru aja masuk, jadi masih harus jadi anak penurut………………..

Rencana tetap harus jalan, walau satu orang harus mundur dari medan perjuangan, karena tiket sudah dipesan jauh hari sebelum uang untuk bayar tiket didapat. Dan perjalanan itu dimulai…………………..

Dari Bakti Kedaton 56, berangkat pukul 20.00 wib, kira-kira… dengan 3 backpacker dua pulangkampung-pack –style (tas jinjing gede) hehehe… 1 karung isi 10 KG duku dari pasar tugu. Check-in di RajaBasa Ekonomi Bus Bakauheni pukul 21.00 kecepatan kira2 70 Km/jam. Di bus yang begitu indahnya ini, lisa sempat heboh (tepatnya menghebohkan diri) karena dompetnya ilang, yang teerrrrrnyataaaaa.....tu dompet Cuma jatoh di bawah jok tempat duduknya. Setelah itu perjalananpun terlewati dengan tidur, dan tiba di Pelabuhan pukul 23.30 berlabuh dengan kapal bernama Nusa Jaya, kalo dilihat dari bentuk kapalnya, kayaknya kapal itu sisa perang dunia I buatan tahun 1935 (karatan dimana-mana)
Kita check in di ruangan Diva Music. Dengan suguhan lagu-lagu dahsyat perjalanan kita tidak terasa…
Lisa sempat bertegur sapa dengan salah satu biduannya di WC tanpa pintu.. dengan posisi biduan yang sedang sibuk melakukan “tugasnya”…
Makin jauh berlabuh makin panas musik dan “goyangan”…
Memulai Kesialan

Tiba di dermaga 1 merak pukul 02.00 dini hari, bingung naik apa yang paling cepet ke bandara, dan kita nyari solusi naik Damri bandara buat siasatin waktu tiba di sana, namun Damri ternyata baru hadir pukul 05.00 pagi…akhirnya dengan “terpaksa” kami naik bus AC ekonomi, (3-2 seats) jurusan Kalideres…
Ngetem sampai 3 kapal berlabuh. Pukul 04.00 bis “sialan” itu baru jalan…
terminal… pukul 05.45. naik taksi yang Khawatir, ternyata pukul 05.30 kita masih berputar di tangerang… sampai di Xderes ditanya manok “berapa ke bandara?” akhirnya kita ribut sepakat supir yang sepakat, 75 ribu.. di tawar 10 ribu perorang. Yang akhirnya kita ribut masalah uang ma supir taksi di bandara internasional. GAK KEREN..kita yang ngalah..hehehe..
Sampai di loket tiket.. ternyata kita telat kata mbak air asia… dan di depan kasir check-in kita dibilang telat dan gak bisa boarding… damned. Telat menit. 06.05 kita print tiket… 06.00 dah di tutup! Peraturan mas. Hmmm…
Abis itu kita berunding da teruuuuussss berunding mencari solusi yang paling ce’ (cepat,tapat & ekonomis serta membahagiakan…) setelah sekian lama berunding sambil merenungi nasib….akhirnya terdapatlah solusi membahagiakan (biarpun masih sedikit membetekkan). Yaitu :
lisa berangkat sendiri naek pesawat Air Asia yang gak seberapa itu…. Dengan biaya tiket yang kayak formulir pendaftaran play group sebesar 360.000 perak jam 16.25. dengan mengalami “kekacauan yang nyata” berupa HP LOWBAAATTT…. Dan membawa duku perjuangan terbungkus karung kebesaran, kerupuk perdamaian, kopi kesejukan dan travel bag kecentilan…
kemudian keempat pangeran tanah FISIP Unila (anto,tito,mano,n ari) berangkat dengan dua jam penerbangan yang berbeda esok hari. Mungkiiiinnn…. Catatan… mudah-mudahan tidak ada kekacauan lagi.. karena bertambah satu pangeran yang menyusul esok hari (Rino), dan satu tiket dari dewa penyelamat (Ferari) yang bisa membawa ke Padang dengan damai dan ekonomissss…..
setelah keputusan didapat maka kami berunding lagi merumuskan tempat makan yang tepat, ok, mengenyangkan dan lagi-lagi ekonomis, karena kami para aanak manizzzz….
Dapatlah tempat tersebut yaitu, A&W…. yang artinya kaga paham yang penting ala amrik n ada roooottt bbeeeeerrrrrrnya…. (lebih-2 di tanah FISIP kaga ada).
Hhmmmmmm……. Yuuuuuummmmmyyyyy….. apalagi melihat si ROY SURYO (sebelumnya juga kita sempat ketemu (baca: liat) BONDAN PRAKOSO, IVAN ex BOOMERANG,KIWIL) yang turunan ningrat n cerdasnya gak seberapa itu, setelah ngrumpi dengan khidmatnya sambil melihat pramugari ampyuuuuunnnn…..glek-glek alhasil kami KWRG alias kewaregen…. N… sebagai rasa syukur yang tak terhinga kami menghadap Yang Maha Kuasa (Jumatan) di bandara Soekarno Hatta Essss….(mimpi jum’atan dengan bahasa minang tinggal mimpi L) Dengan meninggalkan lisa yang manyun sendiri bersama laptop n berbete-bete ria menghadapi orang pacaran di depannya yang ampyuuunnnn…. BERLEBIHAN….!!!!
Maksud berlebihan di atas itu intinya mereka Kissing with fullof passion… hehehhe. Kalo kata ari ‘gimbal’ sih… (sampai akhirnya karya ini di tuangkan dan mengakhiri karena baterai tinggal 45 menit, tapi pangeran-2 tanah FISIP blom balik-2. lagi-2 lowbat. CU
Kita bertahan hingga pukul 15.00 nunggu Lisa Check-in, kita tidur2an (tepatnya tidur beneran) di area Waving., hmm area buat DadaH(lambai tangan).
Lisa Check-in kita lihat di display Air Asia ke PDG ternyata delay.. jam 7 baru brangkat. Kita nunggu Lisa ngantri, dan terntyata dia gpp di tinggal selama 4 jam-an lagi di Bandara.

Di rumah Hendi

Selesai perpisahan dengan Lisa, kita berangkat ke Cimone tempat hendi… naik angkot 3 kali, cukup asing kalo kita biasa dari Bandar Lampung. Sampai di rumah hendi pukul 18.30 ketemu dengan orang2 yang gak asing lagi, persis banget kayak main di kosan Kp. Baru… ketemu dengan hendy, suriyanto,Abet, Adi… sukses sebagai wartawan ibukota..hehehe.. (info Serpong). Ngobrol lama, kita mulai hubungi teman2 para mantan penghuni FISIP yang lagi merantau di Jakarta. Mulai dari jefri, meylantika dewi, irfan boxer… kita kumpulin semuanya… wah reuni… dateng pertama dewi, yang sukses dan mantap sebagai pegawai BANK DKI.. mulai curhat tentang hubungan dengan cowok..yang gak jelas.. dateng berikutnya Irfan Boxer… yang sukses dengan ‘mertua’nya.. yang sedang menunggu panggilan menjadi pegawai di Sukabumi yang sekarang masih tinggal di kosan camernya,yang masih di bayarin untuk bulan ini… tapi Agim(Ari Gimbal) sama Anto harus ke bandara sore ini.. mereka duluan terbang… yah mereka sukses tiba di padang.. wah bikin iri, malem minggu disana rame banget…. Damned hehehe..


Balik Lagi Cerita di rumah Hendi
malemnya jefri yang kalo gak di tanya ‘masih batak gak si jepri?’ gak jadi dateng.. jam setengah 12 diya sampe… tersinggung ditanya gitu… hehehe…
Cerita suksesnya di Yelow Pages yang bikin diya kebanyakan duit dan sering mampir ke warteg yang bukin adannya mekar! Masih cerita tentang cerita2 S*Xnya yang katanya dah punya ‘Istri’ kedua (japri nyebutnya ‘lobang ke-2) hueheuheheuehuhee
Ngobrol sampe pagi dengan jepri, mulai urusan gak penting sampe mimpinya untuk bikin ‘Dark Justice’ –ini mimpi diya yang serius- dengan kekecewaan hukum di negeri ini
Dia pengen mengeksekusi terpidana yang bersalah sesuai dengan perbuatannya, pokoknya persis banget dengan film Dark Justice…. Keren jep…

Yah kita ketemu temen2 lama yang sudah sukses dengan rejekinya…rejeki masing-masing…
What a moment… never come twice…

Jepri, abet, irfan yang bertahan sampe pagi, dan jam 5 kita dah siap berangkat, mandi udah, packing udah… tapi yang punya motor masih molor… pukul 5.25 baru berangkat… kecepatan sedang.. yakin gak dapet on-time.. nyuruh irfan belok kiri langsung ke depan terminal A, diya gak mau… akhirnya tito inisiatif turun lari ke dalem check-in… beneran. Di monitor display pesawat ke Padang dah mo tutup check-in… waduh…. Dah ada tiket tapi KTP blum ada… nunggu mereka dulu dari parkiran motor…
4 menit… baru dateng, langsung check-in.. gara2 bingung kok gak ada tulisan Padang.langsung nyari mas-mas pake baju air-asia… ketemu lagi ada dibelakang tito langsung teriak “Mas ke Padang mana?!” diya langsung nunjuk ke kiri “langsung aja masuk, cepetan!” trus check-in aman, tapi pas ditanya ada bagasi… bingung lagi… ada… Peralatan poto rino… untung mas2 air-asia yang baik itu bilang, tunjukkin aja orngnya yang mana nanti saya yg bw masuk… wah aman…lega. Masak mo cancelled lagi… Amin!


Kita bisa foto2 di bandara di dalem pesawat… liat Google erth scra langsung.huehehehe..
Biasanya kita dibawah awan, bisa diatas awan! Perjalanan 1 setengah jam. Pukul 08.30 kita sampai… di bandara Minangkabau, keren! Pemandangan pinggir laut! Liat garis pantai, liat danau ranau… hmm… amazing experience 1st flight.. what a moment…(to be continued)

Tiba di Padang

Kita landing pukul 08.30.. di jemput sama anak2 yang sudah duluan Merasakan UDARA padang wah rasanya seneng banget, sempet ketemu UNI cantik…. Untung rino sempet ambil gambar, walaupun jauh.hehehehe.. segitunyah..sampe akhirnya kita dengerin pengalaman2 mereka disini.. Ari yang dapet sial di tumah ‘tua’ depan rumah dengan Wcnyah.hehehe.. kalo diceritain kayaknya gak ‘etis’.. tapi tuh pengalaman bakal dibawa sampe tua. Kita makan dan siap2 untuk acara resepsi.. kita santai nyicip makanan, rino sang mamang foto yang sibuk sama anak calon mertua manok megang hendicam. Kita makan sate padang, martabak mesir yang cukanya manisss banget. Agak siang sang memang fotograpi lelah, akhirnya tito jadi backup… sang backup amatiran.. agak-agak eror. Sempet ilang foto 1 tamu… sang mamang potograpi masih bingung dengan tata cahaya yang masih ajah blum “pas”. Dan tamu gak berenti berdatangan. Kata uda* masih 400 tamu yang seharusnya dateng. ?! sang potograpi agak tewas.. lemes, minum extra josss.
Jam 4 acara kelar, batere kamera abis…semua lemes… sang pengantin PANEK* kita smua lemess.. 1st nite kita capek. Mulai beranjak malam semuanya pada bingung, gusar, mata merah, pala pening, badan lelah, selesai diskusi mengenai IDEALISME nya Tito Vs COMPROMI REALIS nya mano, Anto sebagai pengamat, Ari penonton, Mano moderator, Tito peserta yg gusar, Rino pelaku atau praktisi, Debattt Abisssssss, Anto sempet BT, tapi ahirnya terpancing suasana tuk ikut ngegamblangin,Capek, seru,asyik, kayak di tivi-tivi,gaya – gaya intelektual, ga sadar padahal skripsinya aja belum pada lagi tuk nyelonjorin badan, kalo bahasa padangnya nge LALOK alis pedom,lama ditimbang- timbang, sempet coba jajal nge lalok di kursi-kursi tempat makan..yang akhirnya kita dapet satu ranjang kecik. 4 orang dengan posisi vertikal. Rino yang masih sok2an militan masih nyoba kursi tempat makan disusun. Namun jam 2 diya mo mencoba peruntungan di ranjang sempit itu… maksa. Akhirnya tito ‘ngalah’ tidur di lantai… ( to becontinue)

Pagi sudah menjelang, kita masih terlelap baru beranjak pukul 10.00.. kita menemukan masalah kedua(pertama tempat tidur) ternyata air di bak mandi abis, air ndak ngalir… baru 2 orang yang beruntung sudah mandi anto dan tito yang sigap masuk ke kamar mandi setelah mencium berita air bak gak ngalir… sarapan dengan menu yang PRO-SANTAN. Pokoknya kolesterol 100%, yang hebatnya orang2 minang ga ada yang Obesitas dengan menu sehari-hari yang full-lemak..
Selesai makan siang kita mencoba bayar hutang tidur tadi malam… anto yang sudah mulai pilek pelopornya. 1 jam berikutnya ada tugas menanti.. bongkar semua peralatan pelaminan dan hiasan2 di rumah…. Dengan sedikit kerja keras, semua beres… dengan keringat membasahi badan dan kaos, kita akhirna mandi lagi.. lebih puas.
selepas maghrib, kelima Backpacker (1 pulangkampungstyle-pack) yg sempat berpisah dalam perjalanan, akhirnya bisa bareng-bareng nikmatin suasana romantis ala padang di jembatan legendaris Siti Nurbaya makan jagung, roti bakar dengan pemandangan yang bikin tentram… lampu temaram.. sungai..kapal.. (yang bikin beberapa dari kita ngerasa INCOMPLETE* ), tadinya Cuma mo nemenin Rino, sang fotografer, tuk beli pesenan nyokapnya, berhubung tokonya dah tutup, akhirnya kita belima + mamh kae+kae+komponen back paker lisa, ditambah sikecil yg terus nyerocos Indri budak kecik jambi.. trus nyusurin kota nan gadang iko. ga disangka ternyata Padang indah banget, kota pinggir laut, miaminya sumbar lah , sepanjang perjalanan menuju toko kita disuguhi pemandangan laut, sunset nya oke, debur ombak, jalanan yg ga bising, dan semuanya gratis, kecuali jajananya + parkir Rp 2000 yg ditagih ma kana licek pas mobilnya kae berhenti, tuk nurutin maunya si Tito otof-otof di pinggir laut.tapi sayang kebetulan si Rino ga nge charge batte cameranya….ya udah….selepas taking beberapa frame langsung cabut lagi, titio kecewa, tapi masih syukur masih ada D-8 tuk bukti-bukti traveling kita, tapi sayang kagak bisa ditaro di FS kata si Tito. setidaknya malem selasa nih jadi malem pembuka kelima backpeker + 1 eksponen tuk njelajahin great place in padang, terobati sudah malem ini, dibanding malem sebelumnya yang ga tau gimana caranya nge LALO*, cause rumah kae tempat satu-satunya peraduan kita dah penuh dengan sekelik2 nya.bisa ditebaklah gimana susahnya kita tuk pejemin mata. Agak tengah malam ngobrol+makan malem di depan rumah… rino masih bertahan sok2an Militeris di bangku plastik susun+manok yang terlelap dibangku…setelah ditinggal sama ari,tito,anto yang sudah terlelap di atas. Jam 2 mama kae marah2 ketauan rino ma manok tidur diluar...kemarin juga gara2 tito tidur disitu juga mama marah.. akhirnya rino nge-BS “lagi ngobrol kok mama” padahal manok lagi terlelap. Hehehehe… yah akhirnya formasi tidur kita adalah anto,ari,rino satu ranjang dengan posisi aneh… rino yang posisinya melintang di bwah anto sama ari… gw sama manok di kamar sebelah yang ternyata lapang! Kita akhirnya pulas dengan sukses malam ini.

Pagi ini bangun. Jam 7.00 rencananya kita semua mengantar rino ke pemberangkatan terakhir..hehehe.. yah rino harus pulang ke peraduannya di Siger Pos.. jadi diya harus pergi duluan tanpa kita… yah sampai di bandara hampir lagi diya TELAT..not again guys! Jadi rino harus terburu-buru berpisah… kita otof-otof sebsntar dengan kualitas VGA..yah dari pada gak ada bukti! Dan rencana hari kita bakal muterin SUMATERA BARAT! Sabar ajah,, kita ceritain semuanyah!


Jam 11.00 kita berangkat! Mulai perjalanan yang kita tunggu-tunggu… naik Kijang biru tahun ’80-an… dengan PLAT MERAH bernomor BA ….. …kita siap-siap berangkat. Hehehe jam 12 kurang kita baru bisa jalan.. dngan muatan Selimut tebal 3, bantal sedang tigo biji. Satu galon aqua yang sampai saat ini masih kosong. Jadi kita berebutan tempat dengan barang2 itu… sudah jadi kebiasaan ibu-ibu kalo nyiapin ‘alat’ buat jalan-jalan. Selalu berlebihan… dengan supir UDA, sang mempelai pria baru ini sepertinya kita selalu di atas 70 KM/jam kecepatannya… sudah memakan korban 1 kambiang ketek yang melintas tiba-tiba di depan lintasan. Kami sempat melihat dari belakang mobil waktu dia terseret ke pinggir lintasan,kami gak sempat melihat keadaannya.. kami tundukkan kepala dan berdoa…

Tujuan pertama kita SOLOK.. lintasan yang dilewati, jalan pergunungan dengan melingkar-lingkar, pemandangan kanan jurang ditambah kabut yang mulai turun dengan embun sejuknya….. wah.. bener2 ‘pemandangan’. Sampai diatas kita bisa liat kota PADANG di bawah…. Laut…. SubhanaLLah… kita ‘ngebut’ dengan diiringi hujan deras…jarak pandang 2 Meter.

Lewat kota SOLOK kita sampai di SIJUNJUNG (baca: Sijunjuang) untuk mengantar bapak tua, yang dari awal kita penasaran siapa dia? Akhirnya tito tanya ke kae. Ternyata dia itu Napi umurnya 85 tahu cerita ..trus isunya bapak tua itu punya ilmu(baca: sakti mandra guna) jadi ketemu trus ngobrol2 sama uda dan uda langsung di angkat jadi anaknya…kira2 begitu cerita singkatnya. Sampai disana kita belok ke kota SAWAHLUNTO kira2 kita perkirakan daerah selatan SUMBAR… wah.. kotanya dikelilingi gunung.. dia ada dibawah gunung…jadi seperti Kuali, jalan mengelilingi gunung untuk mencapai kota di bwahnya. Hujan masih turun kita mampir ke rumah Cha-Cha anak yang manis dan lucu suaranya… hehehe.. makan siang dengan menu rendang, anto ternyata mabok! Dia duduk di depan katanya malah pusing dengan alur lintasan yang berkelok-kelok..

Selesai makan kita disuguhi Raga-Raga (baca: agar-agar + santen (lagi) hehehe kayaknya kaliawi style. Raga-raga Kane Reneb!
Maghrib kta di byong ke Hotel Laura di lantai 3…ada teras di depan, belakangnya,,, pemandangannya keren! Lagi-lagi bikin ngerasa Incompleted!! (subjektif yang lagi nulis) reneb-reneb nerek! Ujan gerimis terus2an… kita di depan teras atas sambil nulis jurnal, dikelilingi pemandangan bukit berkabut, ujan gerimis… hmmm sayang sekali Sinyal GSM semua gak bisa di pake! Apalagi INDOSAT! Sinyalnya 0%!! Damned… Incompleted…kesal, lagi bahagia gak bisa ngasih kabar sama orang lain (baca: Significant Others).. akhirnya kita bersyukur dengan ini semua…. Kita masih bermimpi makan mie rebus indomie pake telur+Teh Manis hangat!
Dan kita bisa terlelap dengan sukses!

Ari,Tito,,manok akhirnya nyusurin lorong-lorong di kota Tambang Ombilin.. pengen OL di warnet. Tapi kata udanya “Tutuik” jadi kita keliling dan nemu Perpustakaan Umum! Bayangken Perpus-Daerah buka ampe malem?! Mana ada pelayanan publik buka ampe malem?! Di Indon! Kita langsung masup.. minta izin sama uda dibolehin, bukan anggota boleh liat-liat.. sampe didalem kita terkagum-kagum! Buku2 koleksi terbaru… bahkan yang aneh seperti “indonesia menggugat” karangan soekarno ada. Sampe buku harry potter yang english version ada 5 buah! Ensiklopedi2 lengkap… dan yang paling sip! Ada koleksi foto-foto lama di dinding2 perpustakaan ADINEGORO(soudara satu ayah beda ibu dari M. Yamin, diya sebagai pelopor PERS indonesia, lulusan Jurnalistik Jerman setelah meninggalkan kuliah kedokteran yang tinggal 2 tahun lagi selesai). Foto-foto hitam putih yang di ambil antara tahun 1912-1950an… wah keren banget! Foto-foto yang memperihatkan keadaan kota ini pada tahun2 jebot… wah manteb! Ada juga lab-bahasa yang lumayan luas… keren banget. Kota ini ternyata maju, dan ber visi 2020 menjadi kota tambang wisata.
pengalaman dan hal baru didapat.
Kita makan malam dengan mie rebus (yang kita idamkan dari kemaren2) ternyata mie rebus indomie telur stylenya masih ala-padang.. Puueeedesss.. Lisa kuapok..hehehe tapi untung gak ada santen! Kita juga nyoba Teh Telur! Rasanya. Aneh, pait, dan telur juga eneg… yah yang penting dah nyicip. Katanya jangan ke padang kalo gak nyicip teh-telur!
Hujan berenti kita kembali ke peraduan penginapan. Dan tidur dengan lelap….


Wednesday, April 18, 2007 08:23:45
Bangun Pagi, dengan suhu kira-kira 20O C. ada suara yang aneh, ternyata ada acara angkut sampah diiringi lagu minang. Dan ternyata di teras dah disedakan sarapan pagi+Teh Manis Anget! Wah.. surga itu ada disini….(kata ari)
Bangun di kota lain,sarapan pagi dengan cuaca sejuk. Sambil menikmati pemandangan kabut yang lagi naik ke atas gunung… such a beautiful world.
Perjalanan masih panjang. Rencana rute kami
BATUSANGKARàPAYAKUMBUHàBUKITTINGGIà PADANG

4/18/2007 2:20 PM
Jam 10.00 kita berangkat, ke objek wisata water bum.. sampai disana.. kita sepakat, sepakat kecewa~ water bum standar dengan fasilitas standar, air yang standar..pokoke gak seberapa lah. Cuman dindingnyah ajah yang beda, bukan tembok tapi tanaman. Pohon. Selesai cebar-cebur, liat2 hot-chicks aroma rendang. Masih ketek-ketek tapi, blum jadi UNI… kita makan di restro nya. Sepakat tito,anto,ari pesen Nasi Goreng Rp. 6,500-, pas dateng Mie Goreng… ternyata Uninya salah dengar... Uni sampe kesel “Dak Jadi Iko Da?! Rugi awak:”

Setelah lelah bermandi ria di air pegunungan Water Boom versi sawahlunto kita lanjut perjalanan menuju Kabupaten 50 kota. Kalah lagu sewu kota didi kempot! Hehehe
Sebelumnya kita mampir di Payakumbuh, sebentar mampir ke rumah teman lama seorang teman(si lisa) yang akhirnya merantau ke sini. Sebentar ajah nge teh sebentar dan berlanjut lagi hingga sampai di kabupaten 50 kota.
Nginep disana semalam, daerah persawahan dengan suhu tetap dingin. Sempet bersepeda ria keliling kampung. Yah seperti keadaan desa-desa di daerah lain, serupa. Sawah, rumah sederhana, SD kecil. Kita beristirahat bertumpuk di ruang tamu tidur dengan kedinginan. Di sini kita ke Air Terjun Harau...

Daerah lereng bukit dan tebing2 yang bertebaran dengan air terjun.hmm Tuhan benar-benar seniman! Indah banget, mulai dari perjalanan kesana sampai tiba ditempat tujuan. Gunung seperti membelah dan membentuk dinding-dinding tebing yang indah. Disana ada titik ECHO. Titik dimana kalau kita berteriak akan mengeluarkan effect MC.. Echo...cho...cho...

..bersambung

Selasa, 17 April 2007

tips traveling dari Ea

Selasa, April 17, 2007 Posted by Tito ,

untuk mengantisipasi hal yang baru saja dialami oleh yang punya blog ini (ketinggalan pesawat atau tiket hangus gara2x telat Chek In) ada sedikit tips nih...

1. pastikan jadwal keberangkatan angkutan anda. kalau angkutannya lebih dari satu dan bukan paket maka majukan jadwal berangkat anda sekitar 30 menit -1 jam dari yang seharusnya ini untuk mengantisipasi keterlambatan, kemacetan atau halangan ditengah jalan atau malah percepatan jadwal berangkat angkutan anda.

2. untuk menghemat biaya angkutan dan penginapan, jika perjalanan anda menuju kota tujuan sampai 10 jam-an pilih angkutan malam hari denagn begitu anda bisa mendapatkan penginapan+kendaraan dengan satu biaya alias tidur dijalan... (cocok banget klo misalnya naik kereta atau bus)

3. dengan berangkat malam hari berarti besok paginya anda dah bisa langsung jalan-jalan tanpa repot bayar charge hotel itu kalau anda tipe travelers yang cuma bawa satu ransel. kan lumayan klo bayar hotelnya cuma untuk jam malam ajah. klo gak yah cari hotel titip bawaan anda dan mulai jalan2x.

3. klo bisa jangan jadi turis... jadilah travelers. kalo turis sukanya khilaf beli banyak oleh2x klo travelers belinya pengalaman. bukannya gak boleh beli oleh2x tapi kan (meminjam bahasa travelers tale nya adhitya mulya)tas prada atau dompet gucci besok-besok pasti juga masuk ke iNdonesia jadi yah dari pada berat-beratin ajah...

4. bawa fotokopian KTP, Kartu nikah /surat nikah (kalo jalan ma istri/suami tercinta), foto kopi rekening dkk jadi klo kecopetan enak ngurusnya...

5. bawa obat mulai dari pencahar klo ga bisa b***r atau malah sejenis diapet kalo anda malah diare. sama obat anti mabok hehehe jadi pingin nyanyi kan ada lagunya.

6. klo bawa kamera digital sempetin transfer foto-fotonya ke warnet tah atau apa yah. jaga2x biar klo kamera ilang dah ada yang terekam moment never come twice guys!!

7. buat planing B selalu...
jadi klo tar ketinggalan pesawat(seperti yang dialami yang punya blog), atau malah kecopetan atau malah nyasar gak bingung

8. cari temen atau kenalan klo bisa keluarga asli sana. jadi klo balik lagi ketempat itu dah punya basecamp atau gak setidaknya orang yang bisa dimintain tolong dan ngasih informasi klo ada apa-apa atau malah ada event seru di tempat itu yang sayang untuk dilewatin.

10. bikin planing yang jelas... travelers tanpa riset itu sama ajah bunuh diri eh salah bunuh dompet...
klo mo jalan 2x spontan mmg lebih seru tapi klo urusan keuangan jangan sampe gak ada planing...

Kamis, 05 April 2007